Ampas Kecap
AMPAS KECAP
Bahan baku untuk membuat kecap adalah biji kedelai. ampas kecap yang dihasilkan sebesar 59,7% dari bahan baku kedelai. Ampas ini cukup disukai ternak. Ampas kecap berasal dari kedelai dan oleh karena itu anti nutrisi yang terdapat pada ampas tahu adalah sama dengan kedelai hanya kosentrasinya lebih sedikit karena telah mengalami pengolahan. Ampas kecap tidak mempunyai sifat pencahar. Tetapi perlakuan yang tidak baik terhadap Ampas kecap khususnya ampas kecap segar dapat mengakibatkan tumbuhnya jamur yang selanjutnya dapat mengakibatkan menurunnya nilai nutrisi ampas tersebut. Secara kulitatif kualitas tepung ampas kecap dapat diuji dengan menggunakan bulk density ataupun uji apung. Selain itu uji organoleptik seperti tekstur, rasa, warna dan bau dapat dipakai untuk mengetahui kualitas ampas kecap yang bai. Kualitas ampas kecap secara kuantitatif dapat dilakukan di laboratorium dengan menggunakan metode proksimat. Ampas kecap masih mempunyai nilai gizi yang baik. Oleh karena itu dibeberapa daerah ampas kecap masih dipergunakan untuk makanan manusia. Ampas kecap mempunyai kandungan protein berkisar antara 21-34% tergantung pada proses pengolahan dan kualitas bahan baku yang digunakan.



